Tata
Suara dalam rumah walet berpengaruh terhadap suksesnya
merumahkan walet. Meskipun walet termasuk binatang
liar tetapi burung walet dapat dipanggil dengan suara
hasil rekaman ke rumah walet yang masih kosong sekalipun.
Tingkat keberhasilan pemaggilan walet ditentukan oleh
jenis suara yang di gunakan dan kualitas suara rekaman.
Burung
walet akan cepat merespon terutama suara rekaman walet
akan kawin atau berahi. Untuk suara luar lamanya pemanggilan
dapat dilakukan antara jam 5:30 pagi sampai jam 19:00
malam, sedangkan suara dalam rumah walet harus dihidupkan
24 jam nonstop.
Cara
pemanggilan yang kedua yang banyak diterapkan peternak
walet yaitu suara luar dihidupkan dari jam 5:30 pagi
sampai jam 11:00 siang, dilanjutkan jam 15:00 sore
sampai 19:00 malam. 
Posisi
tweeter yang dipasang disudut akan mempercepat walet
menginap terutama untuk rumah walet baru, hal ini disebabkan
walet yang datang dan bermain kerumah walet baru kebanyakan
walet muda. Walet muda sangat menyukai posisi sudut
dan agak terlindung. Untuk mensiasati agar sarang yang
dihasilkan berbentuk utuh sebaiknya tiap sudut ditambahkan
papan penyudut dengan lebar berkisar 10 cm.
Untuk
hasil terbaik dan suara yang dihasilkan tweeter merata
di setiap ruangan penggunaan kabel harus diperhatikan
betul, kabel penghubung dapat digunakan kabel untuk
telepon yang berkualitas dengan ukuran kawat 0.6 mm
maupun kabel serabut. Yang terpenting memiliki ukuran
diatas 0.5 mm.
Satu
hal lagi yang tak kalah penting adalah arah hadap tweeter,
hindari pemasangan tweeter saling berhadapan 90*. Posisi
demikian membuat suara yang dihasilkan bertabrakan sehingga
membuat walet binggung mencari sumber suara. Sebaiknya
posisi tweeter dihadapkan ke arah pintu masuk setiap
ruangan dan pintu masuk antar lantai.
Bookmark
|