Seperti
yang kita ketahui kelembaban rumah walet terbaik adalah
80 - 90 %. Kelembaban
yang terlalu tinggi misalnya 95 - 105 % mengakibatkan
sarang menjadi lembek dan sarang berwarna keruh. Sedangkan
kalau kelembaban terlalu rendah berkisar 30 - 50 % akan
mengakibatkan sarang mudah retak dan kurang sempurna
bentuknya. Untuk mengetahui kelembaban rumah walet bisa
dipergunakan alat pengukur ThermoHygrometer.
Alat
ini sangat penting dan harus dimiliki peternak walet
selain berfungsi sebagai pengukur kelembaban, alat ini
juga bisa mengukur suhu ruang. ThermoHygrometer
dapat dibeli di toko yang menjual sarana budidaya walet.
Untuk
menjaga kelembaban agar stabil perlu dilakukan dengan
membuat bak air yang permanen ataupun dengan menggunakan
baskom yang keperluanya bisa disesuaikan, dan di tempatkan
di dalam gedung walet.
Pengaturan
kelembaban Rumah walet di daerah panas daerah equator
yang bersuhu 30 - 33° C bak air
harus agak besar atau baskom perlu banyak dan mempunyai
permukaan yang luas namun ketinggian air boleh berkisar
20 Cm saja. Luas bak air berkisar 70%
dari total luas kamar / bangunan. Hal ini dimaksudkan
agar penguapan lebih merata.
Untuk
daerah yang bersuhu 26 - 28°C bak
air yang diperlukan relatif tidak besar, luas bak air
cukup 25% dari total luas ruang.
Bookmark
|