Pemilihan Lokasi Walet yang Ideal
Keberhasilan
dalam budidaya walet salah satu faktor utamanya adalah lokasi yang ideal.
Lokasi yang populasi waletnya sedikit bahkan mungkin tidak ada sama
sekali tentu tidak tepat untuk didirikan rumah walet.
Akibat pemilihan lokasi yang sembarangan dan tidak tepat banyak gedung
yang telah dibangun setelah bertahun-tahun masih kosong melompong.
Habitat Hidup Burung Walet
Setiap
mahluk hidup pada dasarnya memilih tempat berkembangbiak yang aman dan
nyaman. Begitu pula burung walet, Sehingga walet memilih tempat yang
memenuhi syarat dan sesuai dengan habitat aslinya.
Sehingga walet memilih gua-gua alam dan bangunan tertentu sebagai tempat
pengembangan populasinya. Semakin aman dan nyaman tempatnya maka semakin
bertambah pula jumlah populasinya.
Mengatur Suhu Rumah Walet
Seperti
artikel diatas telah kita ketahui bahwa suhu didalam gedung idealnya
27 - 29°C dalam kondisi demikian sangat berpengaruh terhadap perkembangan
populasi dan kualitas sarang.
Suhu yang terlalu tinggi 30 - 32° C air liur walet akan cepat mengering
apalagi kalau kelembaban juga rendah akibatnya sarang retak dan keropos.
Mengatur Kelembaban Rumah Walet
Seperti
yang kita ketahui kelembaban rumah walet terbaik adalah 80 - 90 %. Kelembaban
yang terlalu tinggi misalnya 95 - 105 % mengakibatkan sarang menjadi
lembek dan sarang berwarna keruh.
Sedangkan kalau kelembaban terlalu rendah berkisar 30 - 50 % akan mengakibatkan sarang mudah retak dan kurang sempurna bentuknya.
Ramuan Pemikat Walet
Ramuan
ini menggunakan sarang walet dan rumput laut sebagai bahan baku utama
ramuan ini. Sekitar 100 g sarang dicuci bersih sebanyak 3 kali selanjutnya
sarang itu direndam air selama semalam.
Selanjutnya siapkan 50 gr rumput laut yang juga direndam hingga lembut. kedua bahan kemudian dihancurkan hingga lumat dengan blender. Campuran itu ditambahkan air bersih sebanyak 5 liter.
Pemasangan Tweeter Yang Tepat
Tata
Suara dalam rumah walet berpengaruh terhadap suksesnya merumahkan walet.
Meskipun walet termasuk hewan liar tetapi burung walet dapat dipanggil
dengan suara hasil rekaman ke rumah walet yang masih kosong sekalipun.
Tingkat keberhasilan pemanggilan walet ditentukan oleh jenis suara yang
di gunakan dan kualitas suara rekaman.
Tweeter Lubang Masuk
Lubang
masuk walet memegang peranan besar dalam memancing walet dan peningkatan
populasi walet.
Kenyataan di lapangan hal ini sering diabaikan bahkan ada yang menggangap
tidak begitu penting, sehingga dalam pembuatanya asal hadap saja tanpa
memperhatikan tata ruang, hambatan dan arah terbang pulang / lintasan
burung walet.
Hama Burung Walet
Kecoa,
Kehadiran binatang yang satu ini sangat merugikan peternak burung walet.
Kecoa doyan memakan sarang walet, sehingga sarang menjadi berlubang.
Akibatnya populasi walet dalam gedung sulit berkembang. Kondisi dalam
gedung yang lembab dan bau turut mendukung perkembangbiakan kecoa
Kecoa juga bisa hadir di rumah walet baru akibat pemakaian kotoran walet
yang memang sudah ada hama kecoanya.
Aerator penambah kelembaban
Kelembaban
rumah walet masih menjadi problem yang cukup serius dan tidak mudah
diatasi, apalagi untuk daerah tropis yang bersuhu panas.
Panasnya suhu ruang membuat banyak peternak walet menambah lubang udara
/ ventilasi pada dinding rumah walet. Namun hal demikian tidak menyelesaikan
masalah bahkan terkadang menambah masalah baru.




